Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Secara umum, dunia pendidikan selalu dihadapkan pada dua akar permasalahan yang utama dalam memberikan layanan pendidikan pada masyarakat yaitu kualitas pendidikan dan kuantitas pendidikan. Kualitas pendidikan terkait dengan mutu pendidikan yang diharapkan oleh masyarakat sedangkan kuantitas pendidikan terkait dengan pemerataan untuk memperoleh akses pendidikan tanpa ada kesenjangan dan pengecualian.
Dibalik keterbatasan yang ada, e-learning membawa sejumlah manfaat besar bagi dunia pendidikan.
Peran e-learning dalam dunia pendidikan bila ditinjau dari perspektif teknologi pendidikan merupakan sebuah alternatif solusi untuk memecahkan masalah pendidikan khususnya terkait dengan masalah belajar siswa atau mahasiswa. Hal ini dikarenakan tujuan utama teknologi pendidikan adalah upaya memecahkan masalah belajar siswa yang terkait dengan sumber belajar melalui proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan dan organisasi untuk menganalisis masalah, unutk mencari jalan pemecahan, melaksanakan, mengevaluasi dan mengelola pemecahan masalah (Definisi Teknologi Pendidikan Tahun 1977).
Dengan adanya e-learning kita bisa mengakses pembelajaran secara online, dimana pun dan kapan pun. Maka dari itu e-learning sangat penting dalam dunia pendidikan.
Jika semua proses tersebut di atas dilalui dengan baik dan benar, maka e-learning akan memberikan dampak yang luar biasa dalam upaya memfasilitasi siswa atau mahasiswa dan dapat meningkatkan kinerja/ perfomance siswa atau mahasiswa pada dunia pendidikan. E-learning merupakan sebuah upaya untuk merangkum pengembangan dan penggunaan multidimensi serta multimedia dalam pendidikan.
Sekian, terimakasih.
DAFTAR PUSTAKA
Rusman, Dr. (2012). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer (mengembangkan profesionalisme guru abad 21). Bandung: Alfabeta.
Wena, Made. (2009). Strategi Pembelajarn Inovatif Kontemporer (Suatu tinjauan konseptual operasional). Jakarta: Bumi Aksara.
Miarso, Yusuf Hadi, dkk. (1986). Definisi teknologi pendidikan. Jakata: Rajawali.
Miarso,Yusuf Hadi, dkk. (1994). Teknologi pembelajaran: definisi dan kawasannya. Jakarta: IPTPI.
Januzweski, Alan & Michael Molenda (Ed). (2008). Educational Technology: A definition with commentary. E-book.

Kemajuan teknologi dalam era globalisasi saat ini telah mencapai pada tahap dimana hamper setiap lapisan masyarakat kita mengerti dan menggunakan teknologi dalam kegiatan kesehariannya. Mahasiswa sebagai agent of change menjadi salah satu pioneer dalam setiap perkembangan teknologi yang ada.
Mereka merupakan golongan yang paling melek terhadap perkembangan teknologi yang ada di tengah masyarakat kita. Bahkan menurut Dian Siswarini CEO PT. XL Axiata, salah satu internet provider yang terkemuka di Indonesia saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa AMIK dan STIBANKS Al Ma’soem beberapa waktu lalu, menerangkan bahwa mayoritas pengguna internet di Indonesia adalah dari kalangan mahasiswa.
Mereka merupakan golongan yang paling melek terhadap perkembangan teknologi yang ada di tengah masyarakat kita. Bahkan menurut Dian Siswarini CEO PT. XL Axiata, salah satu internet provider yang terkemuka di Indonesia saat memberikan kuliah umum kepada mahasiswa AMIK dan STIBANKS Al Ma’soem beberapa waktu lalu, menerangkan bahwa mayoritas pengguna internet di Indonesia adalah dari kalangan mahasiswa.
Tidak bisa disangkal bahwa rata-rata mahasiswa di Indonesia merupakan orang-orang yang update terhadap perkembangan teknologi yang ada (melek teknologi), dan apabila diantara mereka ada yang masih tertinggal dengan perkembangan yang ada bahkan belum bisa menyesuaikan dengan perkembangan saat ini, dapat dipastikan bahwa mereka adalah kelompok mahasiwa yang kurang beruntung.
Dengan menjadi seorang mahasiswa dan menerima jenjang pendidikan tinggi sudah selayaknya bagi mereka untuk bisa memanfaatkan teknologi yang ada (khususnya teknologi informasi atau TI) sebagai penunjang untuk mendukung keberhasilan belajar mereka sebagai mahasiswa. Sebagai agent of change para mahasiswa dituntut agar aktif dan memiliki pemikiran yang yang cerdas, karena mereka adalah jati diri bangsa.
Dengan menjadi seorang mahasiswa dan menerima jenjang pendidikan tinggi sudah selayaknya bagi mereka untuk bisa memanfaatkan teknologi yang ada (khususnya teknologi informasi atau TI) sebagai penunjang untuk mendukung keberhasilan belajar mereka sebagai mahasiswa. Sebagai agent of change para mahasiswa dituntut agar aktif dan memiliki pemikiran yang yang cerdas, karena mereka adalah jati diri bangsa.
Dalam perkembangnya, teknologi informasi (TI) telah melahirkan berbagai macam terobosan penting yang dapat membantu perkembangan dunia pendidikan. Sebagai contoh adalah perkembangan e-learning yang semakin banyak digunakan oleh institusi pendidikan tinggi sebagai salaha satu sistem pembelajarannya, hal ini dijalankan dengan tujuan agar dapat mempermudah akses belajar para mahasiswa.
Sejalan dengan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan, mahasiswa mau tidak mau harus dapat menyesuaikan setiap perkembangan TI yang ada, tidak hanya sebagai modal pendukung bagi mereka untuk mendapatkan pendidikan yang akan mereka terima tapi juga sebagai general knowledge yang harus mereka miliki sebagai agent of change di tengah masyarakat kita. Jadi peran mahasiswa dalam TI sangatlah jelas, mereka harus dapat berjalan beriringan dengan setiap perkembangan teknologi yang ada.
